H.Habibudin Ketua GPEI Banten
CILEGON | rosindonews.com - Konsolidasi kepemimpinan dan arah strategis penguatan ekspor daerah kembali ditegaskan dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (DPD GPEI) Provinsi Banten yang digelar di Bintang Laguna, Kota Cilegon, Rabu (29/4/2026).
Forum tersebut secara aklamatif menetapkan kembali H. Habibudin sebagai Ketua DPD GPEI Banten periode 2026–2031.
Musda ini tidak sekadar agenda organisasi, melainkan ruang deliberatif bagi para pelaku usaha dan eksportir untuk melakukan evaluasi kinerja sekaligus merumuskan peta jalan (roadmap) penguatan sektor ekspor Banten di tengah dinamika perdagangan global yang semakin kompetitif.
Dalam pidato strategisnya, Habibudin menekankan reposisi peran GPEI sebagai enabler dan market integrator bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar mampu bertransformasi dari pelaku pasar domestik menjadi eksportir yang adaptif dan berstandar internasional.
“Transformasi UMKM menjadi eksportir bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan. Kita harus mendorong akselerasi kapasitas produksi, standardisasi mutu, serta literasi ekspor berbasis pasar global. GPEI memiliki jejaring yang dapat menjadi jembatan strategis untuk itu,” ujarnya.
Menurutnya, ekspor tidak hanya memiliki dimensi ekonomi, tetapi juga nilai geopolitik dan kultural. Produk lokal yang mampu menembus pasar internasional merupakan representasi identitas nasional sekaligus instrumen diplomasi ekonomi.
“Setiap produk yang diekspor membawa narasi Indonesia. Di situlah nilai nasionalisme bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang konkret,” tegasnya.
Ke depan, GPEI Banten akan mengakselerasi program pembinaan berbasis ekosistem, mencakup pelatihan teknis, pendampingan sertifikasi, kurasi produk, hingga fasilitasi akses pembiayaan dan penetrasi pasar ekspor. Pendekatan ini dinilai krusial dalam menjawab tantangan struktural UMKM, mulai dari aspek kualitas, legalitas, hingga daya saing.
Selain itu, penguatan kolaborasi multipihak baik dengan Pemerintah, lembaga Keuangan, maupun mitra internasional—akan menjadi pilar utama dalam membangun rantai nilai ekspor yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan kepemimpinan yang berkelanjutan dan arah kebijakan yang terukur, GPEI Banten optimistis mampu meningkatkan kontribusi sektor ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat posisi produk lokal di lanskap perdagangan global.
***(Ros/Red)

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.