Breaking News

Kepala BNN Cilegon Tegaskan Sinergi Lawan Narkoba, Ansor Perkuat Peran di Usia ke-92



        Kepala BNN Kota Cilegon, Istimewa

Cilegon | rosindonews.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Cilegon, Dr. R. Bogie Setia Perwira Nusa, S.H., S.H.I., M.H., M.Si., M.A.P., menegaskan pentingnya sinergi lintas elemen dalam upaya pemberantasan narkoba, khususnya melalui peran strategis organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Ansor (24/4/2026). 

Hal tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 GP Ansor di Kota Cilegon, yang tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan langkah konkret berupa Launching Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor serta deklarasi Patriot Anti Narkoba.

“Kami keluarga besar BNN  Cilegon mengucapkan selamat Hari Lahir ke-92 Gerakan Pemuda Ansor. Di usia yang semakin matang ini, Ansor diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkotika,” ujar Dr. Bogie.

Ansor Bergerak: Dari Simbol ke Aksi Nyata

Peringatan Harlah ke-92 yang mengusung tema “Bersatu, Berperan untuk Negeri” digelar di Pondok Pesantren Darul Mutallimin, menjadi ruang konsolidasi kader sekaligus refleksi arah gerakan ke depan.

Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Cilegon memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat peran organisasi melalui pendekatan yang lebih struktural dan berdampak langsung kepada masyarakat.
Launching LBH Ansor menjadi langkah penting dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat, sementara deklarasi Patriot Anti Narkoba menjadi bentuk komitmen terhadap perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika.

Ketua Ansor: Harus Jadi Solusi, Bukan Sekadar Simbol

Ketua GP Ansor Kota Cilegon, Muakhir, S. Sy, menegaskan bahwa organisasi harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

“Ansor hari ini tidak boleh hanya hadir sebagai simbol organisasi kepemudaan, tetapi harus menjadi solusi nyata bagi persoalan umat dan bangsa. LBH Ansor adalah bentuk keberpihakan kami terhadap masyarakat kecil, sementara gerakan anti narkoba adalah komitmen menjaga masa depan generasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan kaderisasi menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan gerakan.
“Kami ingin Ansor di Cilegon semakin solid, progresif, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” lanjutnya.

BNN: War on Drugs Butuh Kekuatan Kolektif

Lebih lanjut, Dr. Bogie menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial.
“Perang melawan narkoba bukan hanya tugas negara, tetapi tanggung jawab bersama. Kami mengajak kader Ansor untuk terus menggelorakan semangat War On Drugs for Humanity demi menyelamatkan masa depan bangsa,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis komunitas sebagai strategi pencegahan yang efektif.
“Melalui sinergi, edukasi, dan gerakan kolektif, kita optimistis dapat mewujudkan Cilegon yang bersih dari narkoba,” pungkasnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Ketahanan Sosial

Sinergi antara GP Ansor dan BNN Kota Cilegon menjadi gambaran penting bahwa kolaborasi antara negara dan organisasi kepemudaan adalah kunci dalam membangun ketahanan sosial yang berkelanjutan.

Momentum Harlah ke-92 ini pun menegaskan bahwa Ansor tidak hanya relevan secara historis, tetapi juga adaptif dan progresif dalam menjawab tantangan zaman—dari isu hukum hingga ancaman narkotika.
Penulis : Ahmad Rosidin/Redaksi
Tgl 24 April 2026

0 Komentar

Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.

© Copyright 2026 - ROSINDONEWS.COM