Khatib Syuriah PCNU Cilegon, Ketua Tanfidiyah PWNU Banten (1 dan 2 dari kanan), Wasekjend PBNU, Rois Syuriah PCNU Cilegon (3 dan 4 dari kanan
serta instruktur wilayah PWNU Banten
CILEGON | rosindonews.com - Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) yang diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Citangkil Angkatan I resmi dibuka di SMK Yayasan Pendidikan Fatahillah 1 Cilegon, Kecamatan Citangkil, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Amir Ma'ruf, yang juga bertindak sebagai Dewan Instruktur Nasional PD-PKPNU, menegaskan pentingnya kaderisasi sebagai jantung keberlangsungan organisasi Nahdlatul Ulama yang solid
Wasekjend PBNU KH Amir Ma'ruf
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Banten, KH Hafis Gunawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kekompakan dan soliditas organisasi merupakan fondasi utama dalam menjaga eksistensi dan peran strategis Nahdlatul Ulama di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Menurutnya, organisasi tidak boleh alergi terhadap kritik dan tantangan. Justru, dinamika tersebut harus dimaknai sebagai instrumen untuk menguji kekuatan internal.
“Ketika ada masukan dalam perjalanan kepengurusan, saya justru lebih senang bila ada tantangan. Dari situ kita bisa mengukur sejauh mana soliditas organisasi,” ujarnya.
Ia juga menyinggung berbagai dinamika yang sempat muncul di tubuh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, yang menurutnya justru memperlihatkan ketahanan organisasi yang semakin menguat.
“Ketika ada serangan, isu, dan berbagai dinamika lainnya, ternyata PCNU Cilegon justru semakin kuat. Ini terbukti dari kegiatan halalbihalal yang dihadiri oleh Abah Ma'ruf Amin,Wapres R1 Ke 13” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris PCNU Cilegon, Fathullah, menekankan pentingnya menjaga satu komando dalam menghadapi dinamika organisasi yang tengah berkembang.
Ia menyebut, kondisi NU di Cilegon saat ini tengah berada dalam fase pergerakan yang dinamis dan membutuhkan kedewasaan sikap dari seluruh elemen pengurus.
“Berkat doa dan restu para kesepuhan, dukungan PWNU dan PBNU, serta arahan Rais Syuriah KH Akrom Lathify, kita tidak boleh terpancing oleh isu-isu yang dapat memecah belah,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan amanat Ketua PCNU Cilegon, H Erick Rebiin, agar seluruh jajaran pengurus tetap menjaga disiplin organisasi dan tidak merespons hal-hal strategis tanpa restu Rais Syuriah.
“Kita harus tetap satu komando. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi wasilah untuk memperkuat konsolidasi dan mempererat jalinan ukhuwah di antara kita semua,” tambahnya.
Ketua Pelaksana kegiatan, Edi Muhammad Abduh Al Hamidi, mengungkapkan bahwa PD-PKPNU Angkatan I ini diikuti oleh 86 peserta, yang terdiri dari 76 laki-laki dan 10 perempuan dari berbagai latar belakang.
“Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari anggota DPRD, guru, hingga elemen lainnya. Harapan kami,seluruh peserta dapat mengikuti proses hingga tuntas dan lulus dalam tahap pembaiatan,” ujarnya.
Penyemangatan tanda peserta oleh Dewan Instruktur Wilayah, Gus Hubab kepada Camat Citangkil, Ust Ikhlasin Nufus
Kehadiran Wasekjen PBNU sekaligus Dewan Instruktur Nasional ini memperkuat legitimasi dan kualitas proses kaderisasi, sehingga PD-PKPNU tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi ruang strategis dalam mencetak kader penggerak NU yang ideologis, militan, dan berdaya saing.
Penulis : Ahmad Rosidin/Redaksi

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.