Breaking News

Amirudin Ma’ruf, Dari Loper Koran hingga Siap Memimpin KADIN Kota Cilegon


CILEGON | rosindonews.com - Nama Amirudin Ma’ruf mulai menjadi perhatian dalam bursa pencalonan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Cilegon.(22/5/2026) 

Sosok pengusaha lokal yang dikenal tumbuh dari proses panjang dan penuh perjuangan itu dinilai membawa semangat kepemimpinan yang dekat dengan realitas pelaku usaha daerah.

Berbeda dengan banyak pengusaha yang lahir dari lingkungan mapan, perjalanan hidup Amirudin dibangun dari kerja keras sejak usia muda. Saat masih menempuh pendidikan di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada awal tahun 2000-an, ia harus membagi waktu antara kuliah dan bekerja sebagai loper koran demi membantu memenuhi kebutuhan hidup.

Dari aktivitas sederhana menjual koran di jalanan, Amirudin perlahan belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan pentingnya menjaga kepercayaan. 

Pengalaman itu menjadi fondasi utama dalam perjalanan bisnis dan organisasi yang dijalaninya hingga saat ini.

“Kepercayaan adalah modal utama dalam hidup dan usaha. Sekali kita menjaga kepercayaan, orang akan terus datang untuk bekerja sama,” ujar Amirudin.

Berbekal semangat kerja dan konsistensi, usaha kecil yang dirintisnya terus berkembang. Pada tahun 2007, ia mendirikan CV Asia Karya Mandiri di Kota Cilegon. 

Perusahaan tersebut kemudian berkembang hingga melahirkan sejumlah badan usaha lain di berbagai sektor.

Kini, Amirudin dikenal sebagai salah satu pengusaha lokal yang aktif membangun jejaring usaha sekaligus memperjuangkan pemberdayaan pengusaha daerah di tengah pesatnya perkembangan industri di Kota Cilegon.

Namun perjalanan Amirudin tidak hanya dibangun di dunia usaha. 

Sejak mahasiswa, ia juga aktif dalam berbagai organisasi intra maupun ekstra kampus. Ia pernah terlibat di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), koperasi mahasiswa, organisasi dakwah kampus, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepengusahaan.

Pengalaman organisasi tersebut dinilainya sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan yang membentuk cara berpikir kolektif dan kemampuan membangun komunikasi lintas kelompok.

“Organisasi mengajarkan bagaimana menghargai perbedaan, membangun solusi bersama, dan memperjuangkan kepentingan banyak orang,” katanya.

Dalam pencalonannya sebagai Ketua KADIN Kota Cilegon, Amirudin membawa visi menjadikan KADIN sebagai rumah besar pengusaha lokal. Menurutnya, pengusaha daerah harus mendapatkan ruang yang lebih kuat dalam pertumbuhan investasi dan industri di Kota Cilegon.

Ia menilai, kemajuan industri tidak boleh hanya dinikmati kelompok tertentu, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat lokal, UMKM, serta penciptaan lapangan kerja.

“KADIN harus menjadi wadah perjuangan pengusaha lokal. Tempat seluruh pelaku usaha bisa bertumbuh, berkolaborasi, dan mendapatkan kesempatan yang adil,” tegasnya.

Selain fokus pada penguatan UMKM, Amirudin juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar masyarakat lokal mampu bersaing di dunia industri modern.

Ia berkomitmen mendorong pelatihan keterampilan, penguatan akses permodalan, hingga membangun kolaborasi antara dunia usaha, pendidikan vokasi, dan industri melalui berbagai program strategis.

Bagi Amirudin, kepemimpinan bukan sekadar posisi organisasi, melainkan tanggung jawab untuk menyatukan kepentingan dan menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Terinspirasi dari sosok Jusuf Kalla, Amirudin memandang seorang pemimpin harus mampu menjadi jembatan komunikasi yang inklusif dan solutif di tengah beragam kepentingan dunia usaha.

“Saya ingin KADIN menjadi organisasi yang profesional, inklusif, dan benar-benar hadir untuk pengusaha Kota Cilegon,” pungkasnya
(Ros/Red*) 

0 Komentar

Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.

© Copyright 2026 - ROSINDONEWS.COM