Breaking News

Dari Guru Honorer hingga Kepala Sekolah, Perjalanan Inspiratif Enda Suhenda Penuh Perjuangan


KUNINGAN | rosindonews.com -Perjalanan hidup Enda Suhenda hingga akhirnya dilantik menjadi Kepala SDN 3 Ciherang, Kecamatan Kadugede, menjadi kisah inspiratif tentang perjuangan, ketekunan, dan semangat pantang menyerah dalam meraih cita-cita.(23/5/2026) 

Di balik jabatan yang kini diembannya, tersimpan perjalanan panjang yang tidak mudah. Enda pernah merantau ke Jakarta selepas lulus SMA demi mencari pekerjaan dan memperbaiki nasib. Namun, kerasnya kehidupan ibu kota membuat perjuangannya penuh tantangan.

Berbagai pekerjaan pernah dijalani. Ia sempat membantu orang tua dan kakaknya berdagang kecil-kecilan di kawasan Jakarta Selatan sambil mencoba peruntungan mengikuti seleksi TNI.

“Waktu itu pernah ikut jaga warung bersama orang tua dan kakak sambil tetap berusaha mengubah nasib dengan mendaftar TNI,” ujarnya usai prosesi pelantikan, Jumat (22/5/2026).

Tak hanya itu, Enda juga pernah menjadi tenaga honorer di Mabes Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Namun setelah gagal lolos menjadi anggota TNI, ia memutuskan pulang kampung pada tahun 2004 dan kembali membantu orang tua di kampung halamannya.

Masa-masa menjadi pengangguran sempat membuatnya merasa jenuh. Aktivitas sehari-hari yang hanya berkumpul bersama teman-teman akhirnya membangkitkan kesadaran untuk kembali melanjutkan pendidikan.
Keputusan itu tidak mudah. 

Orang tuanya sempat berharap dirinya kembali bekerja di Jakarta. Namun Enda tetap bersikeras melanjutkan kuliah di STAI Al Ihya yang kini dikenal sebagai Universitas Islam Al Ihya Kuningan.

Saat menjadi mahasiswa, Enda tidak hanya fokus kuliah. Ia juga mengajar sebagai guru honorer di sekolah dasar, aktif berorganisasi, bahkan dipercaya menjadi Ketua BEM kampus dan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Kuningan pada tahun 2009.

Perjuangannya kala itu penuh keterbatasan. Karena belum memiliki kendaraan pribadi, ia harus menumpang teman bahkan berjalan kaki sekitar 2,5 kilometer menuju kampus.

“Kadang hujan-hujanan jalan kaki ke kelas. Tapi saya berpikir kalau diam saja, saya akan semakin tertinggal,” katanya.

Semangat belajar dan kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil. Enda berhasil menyelesaikan pendidikan S1 pada 2010 dan melanjutkan hingga meraih gelar S2 pada 2023 di kampus yang sama.

Di tengah pengabdiannya sebagai guru honorer dengan honor sekitar Rp50 ribu per bulan, Enda juga pernah meniti karier di dunia jurnalistik. Selama kurang lebih empat tahun, dari 2010 hingga 2014, ia aktif sebagai wartawan dan sempat menjabat Bendahara Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Kuningan.

Menurutnya, pengalaman sebagai jurnalis memberikan banyak pelajaran berharga, mulai dari kemampuan komunikasi, membangun jejaring, disiplin, hingga integritas yang menjadi bekal penting dalam dunia pendidikan.

“Dengan berbagai pengalaman di lapangan, kita juga bisa berkontribusi untuk kemajuan sekolah, baik prestasi akademik maupun non-akademik,” ungkapnya.

Setelah lolos seleksi CPNS, Enda memutuskan fokus sepenuhnya mengabdikan diri di dunia pendidikan dan meninggalkan profesi jurnalistik.

Kini, perjalanan panjang penuh perjuangan itu mengantarkannya pada amanah baru sebagai Kepala SDN 3 Ciherang.
Enda meyakini bahwa kerja keras dan kesungguhan tidak akan pernah mengkhianati hasil. Ia memegang teguh prinsip man jadda wajada serta keyakinan bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu.

“Terimakasih kepada Pemda Kuningan yang telah memfasilitasi prosesi pelantikan kepala sekolah, Semoga dengan amanah baru ini kami bisa lebih memajukan pendidikan, khususnya di sekolah yang saya pimpin dan umumnya untuk pendidikan di Kabupaten Kuningan agar semakin melesat,” tutupnya.
(Ros/Red*) 

0 Komentar

Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.

© Copyright 2026 - ROSINDONEWS.COM