Breaking News

DPD LPKAN Indonesia Jatim Apresiasi Jatanras Polda Jatim, Dinilai Layak Jadi Model Nasional Pemberantasan Kejahatan Jalanan

SURABAYA | rosindonews.com - DPD LPKAN INDONESIA Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur dalam menekan angka kejahatan jalanan 3C yakni Curat, Curas, dan Curanmor di wilayah Jawa Timur. (26/5/2026) 

Keberhasilan operasi yang dijalankan Jatanras dinilai tidak hanya berdampak pada stabilitas keamanan masyarakat, tetapi juga memberikan efek positif terhadap iklim investasi dan aktivitas ekonomi di Jawa Timur sebagai salah satu pusat logistik nasional.

Ketua DPD LPKAN INDONESIA Provinsi Jawa Timur, Mohammad Syarifudin Abdillah, menyebut capaian tersebut layak dijadikan contoh praktik baik penegakan hukum di tingkat nasional.

“Jawa Timur adalah barometer ekonomi dan lalu lintas logistik nasional. Ketika kejahatan jalanan ditekan, efeknya langsung ke kepercayaan publik dan arus distribusi barang. Inilah kenapa kinerja Jatanras Polda Jatim perlu dilihat dalam konteks nasional,” ujar Abdillah.

Menurutnya, pola kerja Subdit 3 Jatanras sejalan dengan program Presisi Polri yang menitikberatkan pada respons cepat, penindakan tegas, dan transparansi kepada masyarakat.

Capaian Operasional Dinilai Signifikan
Berdasarkan rilis resmi Humas Polda Jatim, sejumlah capaian operasional Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dinilai cukup signifikan sepanjang 2026.

Salah satunya adalah pembongkaran sindikat lintas provinsi pada Mei 2026 dengan penangkapan tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor dan pencurian dengan pemberatan. 
Dalam operasi tersebut, polisi juga mengamankan kendaraan hasil kejahatan serta bahan peledak jenis low explosive seberat 3 kilogram yang diduga akan digunakan pelaku untuk melawan petugas.

Selain itu, petugas juga berhasil mengungkap 23 titik lokasi perkara kejahatan jalanan dengan mengamankan sembilan pelaku Curat, Curas, dan Curanmor yang meresahkan masyarakat di berbagai daerah di Jawa Timur.

Operasi Sikat Semeru juga disebut menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan kondisi keamanan dengan menyasar aksi premanisme, begal, hingga sindikat pencurian kendaraan bermotor.

“Data ini menunjukkan Subdit 3 Jatanras tidak hanya reaktif, tetapi juga proaktif membongkar jaringan dan mempersempit ruang gerak pelaku. Perubahan ini yang dirasakan langsung masyarakat Jawa Timur,” tegas Abdillah.
Dorong Standarisasi Nasional
DPD LPKAN Indonesia Jatim juga mendorong agar keberhasilan pola operasi Jatanras Polda Jatim dapat direplikasi secara nasional melalui beberapa rekomendasi strategis.

Di antaranya mendorong Mabes Polri menjadikan pola operasi Sikat Semeru sebagai SOP tambahan penanganan kejahatan jalanan di seluruh Indonesia, meningkatkan publikasi data kriminalitas 3C secara berkala, serta memperkuat sinergi lintas sektor bersama pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, hingga komunitas ojek online untuk membangun sistem pemetaan titik rawan kejahatan.

“DPD LPKAN Indonesia Jatim siap menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi Polda Jatim. Keamanan Jawa Timur adalah tanggung jawab bersama. Kalau arahnya sudah benar seperti sekarang, tugas kita mengawal agar tidak berhenti,” tutup Abdillah.
Kontributor : Redho
Editor : Ros/Red*

0 Komentar

Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.

© Copyright 2026 - ROSINDONEWS.COM