Breaking News

Tangis Haru dan Doa Mengiringi Wisuda Santri Fajrul Karim, Lahirkan Generasi Qurani Penjaga Akhlak Bangsa


       Foto bersama wisudawan kelas 12 

SERANG | rosindonews.com - Suasana penuh haru, syukur, dan kebanggaan menyelimuti kegiatan tasyakuran pelepasan santri SMA sekaligus wisuda khotimin dan khotimat Al-Qur’an 30 juz di Pondok Pesantren Pondok Pesantren Fajrul Karim, Kampung Kadomas, Desa Cinangka, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Minggu (24/5/2026).

Di tengah rintik hujan yang mengguyur kawasan Cinangka, ratusan wali santri tetap hadir dengan penuh semangat demi menyaksikan momen bersejarah putra-putri mereka yang berhasil menyelesaikan pendidikan sekaligus menuntaskan hafalan Al-Qur’an 30 juz.

Acara bertajuk Tasyakuran Wisuda Pacific Generation tersebut menjadi simbol keberhasilan pendidikan berbasis keislaman yang tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga memperkuat akhlakul karimah dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Prosesi berlangsung khidmat dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan para santri, pemberian syahadah, hingga penghargaan bagi santri berprestasi. Tangis haru para orang tua pun pecah ketika satu per satu santri dipanggil menerima penghormatan atas perjuangan mereka selama menuntut ilmu di pesantren.

Pimpinan Pondok Pesantren Ustad Mulhat menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh santri yang telah berjuang menjaga hafalan Al-Qur’an di tengah tantangan zaman modern saat ini.

“Semoga para santriwan dan santriwati menjadi generasi yang berakhlakul karimah, menjaga nilai-nilai Islam, serta mampu membawa cahaya Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, wisuda khotmil Qur’an bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan momentum lahirnya generasi Qurani yang diharapkan mampu menjadi penerus perjuangan dakwah Islam dan menjaga moral bangsa.

Ia juga mengungkapkan bahwa rasa bangga dan haru para wali santri menjadi bukti nyata besarnya pengorbanan dan kesungguhan anak-anak mereka dalam menuntut ilmu agama maupun pendidikan formal.

“Alhamdulillah, para wali santri sangat terharu dan bangga atas capaian putra-putrinya. Ini menjadi motivasi bagi santri lainnya agar terus semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an,” tambahnya.

Momentum wisuda tersebut juga menjadi pengingat bahwa pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan budaya modern.

Dengan lantunan doa dan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di lingkungan pesantren, kegiatan tasyakuran wisuda di Pondok Pesantren Fajrul Karim menjadi cermin harapan lahirnya generasi Islam yang cerdas, beriman, serta mampu membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

“Khoirukum man ta’allamal Qur’aana wa ‘allamahu,” sebaik-baik manusia adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.
(Ros/Red*) 

0 Komentar

Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.

© Copyright 2026 - ROSINDONEWS.COM