CILEGON | ROSINDONEWS - Warga Perum Metro Grand Cendana, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan di samping aliran sungai pada Sabtu (20/06/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setelah mendengar suara tangisan dari area sekitar aliran sungai.
Setelah dilakukan pengecekan bersama petugas keamanan perumahan, ditemukan bayi perempuan dalam kondisi terbungkus kantong plastik berwarna merah. Bayi diketahui masih terlilit tali pusar dan bagian mulutnya tertutup plester.
Warga bersama petugas keamanan kemudian segera membawa bayi tersebut ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis sementara sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian dan aparat lingkungan setempat.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Purwakarta Polres Cilegon langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga berkoordinasi dengan Tim INAFIS, pihak kesehatan, serta Dinas Sosial Kota Cilegon guna memastikan kondisi bayi dan proses penanganan berjalan optimal.
Saat ini bayi perempuan tersebut berada dalam penanganan Dinas Sosial Kota Cilegon, sementara Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cilegon masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi tersebut.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian masyarakat karena dinilai sebagai persoalan kemanusiaan yang memerlukan perhatian bersama, baik dari lingkungan sosial, keluarga, maupun pemerintah.
Salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan berharap tidak ada lagi kasus serupa di kemudian hari.
“Ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan kemanusiaan dan sosial yang harus menjadi perhatian bersama. Sangat memprihatinkan ketika seorang bayi yang baru lahir ditemukan dalam kondisi seperti itu. Kami berharap bayi tersebut mendapatkan perlindungan dan masa depan yang baik.
Di sisi lain, ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak agar lebih peduli terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar. Perlu adanya penguatan edukasi keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta ruang konsultasi bagi masyarakat yang menghadapi persoalan sosial maupun tekanan hidup,” ujarnya.
Masyarakat juga mengapresiasi langkah cepat warga dan aparat kepolisian dalam melakukan penanganan sehingga bayi tersebut dapat segera diselamatkan dan memperoleh perawatan yang layak.(Red*)
Sumber: Asatunews.online

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.