CILEGON | rosindonews.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cilegon mengapresiasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII dan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) IX Provinsi Banten yang akan berlangsung di Kota Cilegon pada 11 hingga 17 Juni 2026.(11/6/2026).
Ketua DPC GMNI Cilegon, Andriansyah, menilai kepercayaan yang diberikan kepada Kota Cilegon sebagai tuan rumah merupakan bentuk pengakuan atas kapasitas daerah dalam menyelenggarakan agenda olahraga berskala provinsi sekaligus menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi muda Banten.
Menurutnya, POPDA XII dan PEPARPEDA IX tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi olahraga untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, disiplin, dan memiliki daya saing.
“POPDA maupun PEPARPEDA bukan sekadar ajang perebutan medali. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan investasi sosial dan pendidikan yang bertujuan membentuk karakter generasi muda.
Nilai-nilai seperti disiplin, kerja keras, sportivitas, dan tanggung jawab merupakan modal penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan masa depan,” ujar Andriansyah, Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan, olahraga memiliki peran penting dalam pembangunan manusia karena tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga membentuk jiwa kepemimpinan, mentalitas kompetitif yang sehat, kemampuan bekerja sama, serta semangat pantang menyerah.
GMNI Cilegon memandang pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari upaya peningkatan kualitas generasi muda. Dalam konteks tersebut, olahraga menjadi salah satu instrumen efektif untuk membangun budaya prestasi sekaligus mencetak generasi yang memiliki integritas dan kepedulian sosial.
Selain menjadi wadah pencarian bibit atlet potensial, POPDA XII dan PEPARPEDA IX juga dinilai memiliki nilai strategis dalam memperkuat kohesi sosial antarwilayah di Provinsi Banten.
Interaksi yang terbangun antara pelajar dari berbagai kabupaten dan kota menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, serta menumbuhkan rasa kebersamaan sebagai bagian dari identitas daerah dan bangsa.
“Ajang seperti ini tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga mempertemukan generasi muda dari berbagai daerah untuk belajar tentang persatuan, kebersamaan, dan sportivitas.
Ini adalah modal sosial yang sangat penting bagi masa depan Banten,” katanya.
GMNI Cilegon juga menyoroti dampak positif penyelenggaraan POPDA XII dan PEPARPEDA IX terhadap Kota Cilegon.
Kehadiran ribuan atlet, pelatih, ofisial, dan pendukung diyakini mampu memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat, khususnya sektor UMKM, perhotelan, kuliner, transportasi, dan jasa lainnya.
Selain itu, momentum ini dinilai mampu memperkuat citra Kota Cilegon yang selama ini dikenal sebagai kota industri, sekaligus menunjukkan kapasitas daerah dalam pengembangan sektor olahraga, pendidikan, dan kepemudaan.
Andriansyah menegaskan keberhasilan penyelenggaraan POPDA XII dan PEPARPEDA IX merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Cilegon, institusi pendidikan, organisasi kepemudaan, komunitas olahraga, hingga masyarakat.
“Keberhasilan kegiatan ini adalah hasil kerja bersama. Ini membuktikan bahwa pembangunan generasi muda membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat. Kami mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan penyelenggaraan POPDA XII dan PEPARPEDA IX di Kota Cilegon,” ujarnya.
Lebih lanjut, GMNI Cilegon mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan pelaksanaan POPDA XII dan PEPARPEDA IX dengan menjaga keamanan, ketertiban, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas selama kegiatan berlangsung.
“Kami melihat POPDA XII dan PEPARPEDA IX sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem pembinaan generasi muda di Banten. Prestasi olahraga harus berjalan beriringan dengan pembangunan intelektual, moral, dan kepemimpinan.
Dari arena kompetisi seperti inilah lahir generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan tanggung jawab kebangsaan,” pungkas Andriansyah.
GMNI Cilegon optimistis penyelenggaraan POPDA XII dan PEPARPEDA IX Provinsi Banten akan menjadi momentum penting dalam mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menjadi motor penggerak kemajuan daerah maupun bangsa di masa mendatang.(RSDN/RED*)

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.