JAKARTA - rosindonews.com - Kabar mengejutkan beredar di kalangan pengusaha nasional, Rombongan yang disebut terkait salah satu Calon Ketua Umum (Caketum) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).(9/6/2026)
dikabarkan diamankan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) sesaat setelah tiba di Indonesia usai melakukan perjalanan dari Bangkok, Thailand.
Informasi yang beredar pada Selasa (9/6/2026) menyebutkan lebih dari 20 orang sempat diamankan dalam operasi tersebut. Dari jumlah tersebut, sejumlah nama yang dikabarkan merupakan pengurus HIPMI pusat dan daerah turut menjalani pemeriksaan.
Sumber yang diperoleh menyebutkan bahwa dari sekitar 20 orang yang diamankan, sebanyak 10 orang masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik BNN.
Sementara 10 orang lainnya disebut telah diperbolehkan meninggalkan lokasi setelah proses pemeriksaan awal.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari BNN yang membenarkan maupun membantah informasi tersebut secara rinci.
Kepala Biro Humas BNN, Yessi Weningati, saat dikonfirmasi terkait kabar penangkapan rombongan yang disebut berasal dari lingkungan HIPMI tersebut mengaku belum menerima informasi resmi mengenai peristiwa dimaksud.
"Belum ada informasi," ujar Yessi Weningati singkat melalui pesan elektronik, Selasa malam.
Belum diketahui secara pasti identitas pihak-pihak yang diperiksa maupun status hukum mereka. BNN juga belum mengumumkan hasil pemeriksaan ataupun barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Kabar ini langsung menjadi perhatian publik karena muncul di tengah dinamika menjelang pemilihan Ketua Umum HIPMI. Sejumlah pihak menilai isu tersebut berpotensi memengaruhi peta persaingan dalam bursa calon ketua umum organisasi pengusaha terbesar di Indonesia itu.
Namun demikian, hingga terdapat pernyataan resmi dari aparat penegak hukum, seluruh informasi yang beredar masih sebatas laporan awal dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan sampai ada kepastian hukum dari pihak berwenang.
Publik kini menunggu keterangan resmi dari BNN terkait kebenaran informasi tersebut, termasuk identitas pihak yang diamankan serta hasil pemeriksaan yang sedang berlangsung.
Reporter : Riyanto Agam
Editor : (RSDN/RED*)

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.