CILEGON | rosindonews.com - Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Cilegon, Nur Kusuma Ngarasati atau yang akrab disapa Raras, menegaskan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan kehidupan tanpa diimbangi dengan adab, etika, dan kematangan karakter.(13/6/2026)
Pesan tersebut disampaikan Raras saat menjadi keynote speaker dalam seminar bertajuk “Pintar Saja Tidak Cukup” yang diselenggarakan oleh Komunitas Sayang Cilegon di Aula Setda Pemerintah Kota Cilegon, Jumat (12/6/2026).
Dalam pemaparannya, Raras menyoroti berbagai persoalan yang kerap dihadapi perempuan, khususnya terkait tekanan hidup, kesehatan mental, dan trauma yang sering kali belum terselesaikan. Menurutnya, diperlukan ruang kolaborasi yang mampu menghadirkan dukungan positif agar masyarakat, terutama perempuan, dapat bertumbuh dan bangkit bersama.
“Walaupun waktu dapat membantu menyembuhkan luka, saya percaya semangat kolaborasi yang hadir hari ini bisa menjadi kekuatan bagi kita semua untuk bertumbuh bersama dan menyelesaikan berbagai luka batin yang mungkin masih tersimpan dalam diri,” ujar Raras.
Ia menilai, membangun kualitas sumber daya manusia tidak hanya berbicara soal pendidikan dan keterampilan, tetapi juga tentang kemampuan memahami diri sendiri, membangun empati, serta menjaga nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Raras mendorong agar kegiatan edukatif dan motivasional terus diperluas melalui kerja sama berbagai organisasi, komunitas, dan elemen masyarakat di Kota Cilegon.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci untuk menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan sekitar.
“Saya ingin semakin banyak ruang yang bisa menghadirkan energi positif bagi masyarakat. Setiap orang memiliki tantangan hidupnya masing-masing, dan jika kita bisa saling mendukung, maka proses bertumbuh akan menjadi lebih mudah,” katanya.
Raras mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah organisasi dan komunitas guna merancang kegiatan serupa di masa mendatang. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam membangun masyarakat yang lebih berdaya dan memiliki ketahanan mental yang baik.
Sementara itu, Founder Komunitas Sayang Cilegon, Adi Sudrajat, mengapresiasi kehadiran dan dukungan Raras dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sosok Raras dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat.
“Bu Raras memiliki perhatian besar terhadap kegiatan sosial dan pengembangan masyarakat. Beliau juga mendorong kami untuk terus berkolaborasi dengan berbagai komunitas agar manfaat kegiatan seperti ini dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat,” ujar Adi.
Ia menambahkan, Komunitas Sayang Cilegon berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program inspiratif yang dapat memotivasi generasi muda dan masyarakat luas agar lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Melalui seminar tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh karakter, adab, kepedulian sosial, serta kemampuan untuk terus belajar dan bertumbuh bersama.(RSDN/RED*)

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.