Breaking News

Studi Tiru Desa Sindangheula ke Pulau Tunda, Perkuat Pengelolaan Wisata Berbasis Potensi Lokal

SERANG | rosindonews.com - Pemerintah Desa Sindangheula melaksanakan kegiatan studi tiru ke Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, sebagai upaya memperkuat tata kelola desa wisata dan menggali strategi pengembangan potensi wisata berbasis kearifan lokal.(6/6/2026) 

Kegiatan tersebut disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk Toto Liswanto selaku Wakil Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Provinsi Banten sekaligus Ketua Pokdarwis Kota Cilegon. 

Ia memberikan apresiasi atas inisiatif Desa Sindangheula yang berkunjung ke Pulau Tunda untuk melakukan studi tiru dan bertukar pengalaman dalam pengelolaan destinasi wisata.

Menurut Toto Liswanto, kegiatan seperti ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan kapasitas pemerintah desa dan pelaku wisata dalam mengembangkan potensi daerah masing-masing.

"Kami mengapresiasi Desa Sindangheula yang telah melaksanakan kunjungan dan studi tiru ke Pulau Tunda. Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana berbagi pengalaman serta memperkuat pengembangan wisata desa yang berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Pulau Tunda Atau Kepala Desa Wargasara, Hasim, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan rombongan Desa Sindangheula.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Desa Sindangheula, khususnya kepada Kepala Desa Sindangheula, Bapak Suheli, S.Kom.I., M.M., yang telah berkunjung ke Pulau Tunda. Semoga silaturahmi ini membawa manfaat bagi kedua desa dalam mengembangkan sektor pariwisata," kata Hasim.

Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., M.M., mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Wargasara serta masyarakat Pulau Tunda yang telah menerima rombongan dengan baik.

"Kami mengucapkan terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus melakukan studi tiru terkait tata kelola desa wisata. Kami melihat Pulau Tunda memiliki potensi wisata bahari yang luar biasa, didukung kekayaan hasil laut dan keindahan alam yang sangat menarik untuk dikembangkan," ujar Suheli.
Ia menambahkan, kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari strategi pengelolaan wisata yang telah berjalan di Pulau Tunda, termasuk upaya meningkatkan kunjungan wisatawan dan optimalisasi pendapatan desa melalui sektor pariwisata.

"Kami ingin belajar bagaimana cara menarik minat wisatawan untuk datang, bagaimana pengelolaan destinasi dilakukan secara berkelanjutan, serta bagaimana sektor wisata dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin sinergi antar desa dalam mengembangkan potensi wisata daerah, sehingga mampu menciptakan destinasi wisata yang unggul, berdaya saing, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.(RSDN/RED*) 

0 Komentar

Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.

© Copyright 2026 - ROSINDONEWS.COM