Rosindonews.com, Serang — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menerima kunjungan Pengurus Pusat Persatuan Wanita Lampung (Perwala) periode 2025–2028 di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Kamis (25/6/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kunjungan Perwala dilakukan sebagai bagian dari program kerja organisasi dalam mempererat hubungan silaturahmi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Dimyati menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan organisasi Perwala yang dinilai mampu memperkuat hubungan kekeluargaan antarperantau asal Lampung di berbagai daerah.
“Dengan adanya Perwala, bisa menjalin kekeluargaan, menjalin silaturahmi, dan juga bisa mendata atau menginventarisasi keluarga di mana saja yang berasal dari Lampung,” ujar Dimyati.
Menurutnya, organisasi paguyuban seperti Perwala memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, mempererat hubungan sosial, serta melestarikan budaya daerah di tengah masyarakat perantauan.
Sementara itu, Ketua Umum Perwala Roslina Daan mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kepengurusan untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah.
“Suatu kebanggaan bagi kami bisa diterima oleh Pak Dimyati,” ujar Roslina.
Ia menjelaskan, selama berada di Provinsi Banten, rombongan Perwala juga melakukan sejumlah agenda kunjungan, di antaranya bertemu jajaran Polda Banten, mengunjungi komunitas Suku Lampung Cikoneng, hingga berziarah ke makam pahlawan Minak Sengaji di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang.
Roslina juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan pembangunan di Provinsi Banten yang dinilai semakin maju.
“Banten keren, tambah maju pembangunannya. Jembatan Bogeg sangat bagus,” katanya.
Sebagai informasi, Perwala merupakan organisasi kemasyarakatan perempuan yang menjadi wadah berkumpulnya para wanita asal Lampung di berbagai daerah di Indonesia.
Organisasi tersebut dikenal sebagai salah satu paguyuban perempuan tertua dan terbesar yang fokus pada pelestarian adat budaya Lampung serta pemberdayaan perempuan melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara masyarakat perantauan dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga nilai-nilai kebersamaan.(Red*)

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.