Breaking News

Bea Cukai Merak dan BPOM Serang Perkuat Sinergi Pengawasan Obat dan Makanan

MERAK | ROSINDONEWS -  Kantor Bea Cukai Merak menerima kunjungan kerja Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Serang, Fauzi Ferdiansyah, beserta jajaran pada Selasa (7/7/2026). 

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Merak, Dwiyono Widodo, beserta jajaran.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Bea Cukai dan BPOM dalam meningkatkan pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan di wilayah Banten, khususnya di pintu masuk barang melalui Pelabuhan Merak.

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas penguatan koordinasi, pertukaran informasi, serta langkah-langkah strategis untuk mencegah peredaran obat ilegal, penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT), dan produk pangan yang tidak memenuhi ketentuan.

Kepala Kantor Bea Cukai Merak, Dwiyono Widodo, mengatakan bahwa kerja sama antar instansi menjadi kunci dalam menciptakan pengawasan yang lebih efektif.

"Sinergi antara Bea Cukai Merak dan Balai Besar BPOM di Serang merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan pertukaran informasi, serta membangun kolaborasi yang semakin baik guna mencegah masuk dan beredarnya produk ilegal yang dapat membahayakan masyarakat," ujar Dwiyono Widodo.

Sementara itu, Kepala Balai Besar BPOM di Serang, Fauzi Ferdiansyah, menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi sangat penting dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

"Pengawasan terhadap obat dan makanan memerlukan sinergi yang kuat antarinstansi. Melalui koordinasi yang semakin baik dan pertukaran informasi yang cepat, kami berharap dapat mencegah peredaran obat ilegal serta memastikan produk yang beredar telah memenuhi standar keamanan, mutu, dan manfaat bagi masyarakat," kata Fauzi Ferdiansyah.

Melalui kerja sama yang terus diperkuat, Bea Cukai Merak dan Balai Besar BPOM di Serang berkomitmen meningkatkan efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di bidang obat dan makanan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih optimal kepada masyarakat serta mewujudkan tata kelola pengawasan yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.(RSDN/Red*) 

0 Komentar

Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.

© Copyright 2026 - ROSINDONEWS.COM