Serang – Dalam upaya meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mendeteksi dini potensi penyakit menular, telah dilaksanakan Workshop Kader Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM) di Kantor Muhammadiyah Serang.(11/7/2026)
Kegiatan ini mengusung tema "Bersama Kader (SBM) Wujudkan Pola Hidup Bersih dan Sehat, Tubuh Sehat, Masyarakat Kuat."
Workshop ini diikuti oleh kader kesehatan, tenaga kesehatan, serta perwakilan masyarakat yang berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan yang sehat.
Peserta mendapatkan berbagai materi mengenai pentingnya surveilans berbasis masyarakat sebagai langkah awal dalam mencegah penyebaran penyakit melalui deteksi dini dan pelaporan yang cepat.
Salah satu materi yang disampaikan adalah pengenalan vektor zoonosis, yaitu hewan yang berpotensi menjadi media penularan penyakit kepada manusia.
Peserta dikenalkan dengan berbagai vektor penyakit seperti tikus, nyamuk, unggas, sapi, anjing, monyet, unta, dan kelelawar beserta penyakit yang dapat ditularkannya, seperti leptospirosis, demam berdarah, malaria, rabies, flu burung, hingga penyakit akibat virus lainnya.
Edukasi ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penyakit yang berasal dari hewan. Materi tersebut sejalan dengan tujuan Surveilans Berbasis Masyarakat, yaitu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mendeteksi, melaporkan, dan merespons secara dini potensi kejadian penyakit di lingkungan sekitar.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi pengalaman serta membahas berbagai tantangan kesehatan di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kader SBM mampu menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).(Sabar/Red*)

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.