CILEGON | rosindonews.com - Dugaan pencurian material besi proyek pembangunan jalan nasional terjadi di jalur utama Cilegon–Anyer, tepatnya di sekitar Link Masigit, Kubang Sepat, Kota Cilegon.(2/7/2026)
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga karena aksi diduga dilakukan secara terang-terangan di tengah aktivitas lalu lintas yang padat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sedikitnya tiga orang terduga pelaku terlihat membawa material besi menggunakan dua kendaraan roda dua jenis Mio J dan Honda Beat. Material yang diambil diketahui merupakan besi konstruksi untuk pondasi pembangunan jalan nasional.
Yang mengejutkan, aksi tersebut diduga berlangsung pada siang hari saat kondisi jalan sedang ramai dan macet. Situasi itu menimbulkan dugaan bahwa para pelaku telah memahami kondisi lapangan dan mengetahui waktu yang dianggap aman untuk menjalankan aksinya.
Dari pola pergerakan yang terpantau, muncul dugaan bahwa praktik pencurian ini bukan sekadar aksi spontan.
Ada indikasi material hasil curian telah memiliki jalur distribusi tertentu sebelum dipindahkan dari lokasi proyek. Dugaan tersebut mengarah pada kemungkinan adanya pihak penadah atau lapak tertentu yang diduga siap menerima besi hasil curian.
Redaksi saat ini masih melakukan penelusuran terhadap sejumlah titik penjualan besi bekas dan lapak rongsokan yang diduga berkaitan dengan peredaran material proyek ilegal.
Jika ditemukan adanya pihak yang dengan sengaja membeli atau menampung barang hasil tindak pidana, maka hal tersebut dapat masuk dalam kategori pelanggaran hukum yang serius.
Fenomena kehilangan material proyek di wilayah industri seperti Cilegon dinilai bukan persoalan baru. Namun masyarakat berharap ada langkah serius untuk mengungkap rantai praktik tersebut hingga ke akar permasalahan, termasuk kemungkinan adanya pihak yang mengatur pola pengambilan dan distribusi barang curian.
Redaksi akan terus mendalami kasus ini dan menelusuri berbagai kemungkinan yang berkaitan dengan dugaan praktik pencurian material proyek di wilayah Kota Cilegon.
Tim Redaksi

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.