JAKARTA | rosindonews.com - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) melakukan langkah efisiensi operasional dengan mengurangi jumlah pegawai dan jaringan kantor cabang sebagai bagian dari strategi transformasi bisnis perusahaan.(4/7/2026)
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, KB Bank tercatat telah memangkas sebanyak 662 pegawai dan menutup 21 kantor cabang pembantu (KCP) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Corporate Secretary KB Bank, Ariz Dian Perkasa, mengatakan langkah efisiensi tersebut merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan perusahaan guna membangun organisasi yang lebih kuat, adaptif, dan berkelanjutan di tengah perubahan industri perbankan.
Menurutnya, transformasi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan efektivitas operasional, memperkuat layanan digital, serta mendorong produktivitas jaringan perbankan agar lebih optimal dalam melayani kebutuhan nasabah.
“Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk meningkatkan efektivitas operasional, memperkuat kapabilitas digital, meningkatkan produktivitas jaringan, serta mendukung pertumbuhan bisnis dan profitabilitas yang berkelanjutan,” ujar Ariz Dian Perkasa dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).
Ia menjelaskan, optimalisasi tenaga kerja dilakukan secara bertahap dan terencana dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Sebelum pelaksanaan efisiensi tersebut, perusahaan juga telah melakukan koordinasi dengan regulator serta menyampaikan laporan kepada Dinas Ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Perseroan telah berkoordinasi dengan regulator serta menyampaikan pelaporan kepada Dinas Ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Meski melakukan pengurangan jumlah pegawai dan kantor cabang, KB Bank memastikan seluruh layanan operasional kepada nasabah tetap berjalan normal tanpa gangguan.
Perusahaan juga terus memperkuat kapabilitas layanan digital dan meningkatkan produktivitas jaringan guna menghadirkan layanan perbankan yang lebih efektif melalui kombinasi jaringan kantor dan kanal digital.
“Sejalan dengan transformasi yang dijalankan, perseroan terus memperkuat kapabilitas digital dan meningkatkan produktivitas jaringan untuk memberikan layanan optimal kepada nasabah melalui kombinasi jaringan kantor dan kanal digital,” tambah Ariz.
Ia menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi pasar strategis bagi KB Bank.
Dengan dukungan penuh dari KB Financial Group, perusahaan berkomitmen melanjutkan agenda transformasi bisnis demi memperkuat fundamental perusahaan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dalam laporan keuangan perusahaan tercatat jumlah karyawan KB Bank, termasuk pegawai tidak tetap, per 31 Maret 2026 mencapai 2.265 orang. Jumlah tersebut turun signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.927 pegawai.
Selain pengurangan tenaga kerja, jumlah kantor cabang pembantu (KCP) juga mengalami penurunan dari 141 unit pada Maret 2025 menjadi 120 unit pada Maret 2026.
Artinya, dalam kurun waktu satu tahun perusahaan telah menutup sedikitnya 21 kantor cabang pembantu.
Namun di tengah pengurangan jaringan kantor fisik, KB Bank justru mencatat peningkatan signifikan pada jumlah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Hingga akhir kuartal I 2026, jumlah ATM perusahaan meningkat menjadi 154 unit dari sebelumnya hanya 31 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan jumlah ATM tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas layanan berbasis teknologi dan mempercepat transformasi digital di sektor perbankan.(RSDN/Red*)

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.