Jakarta Barat | rosindonews.com - Kodim 0503/Jakarta Barat memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (sembako) di wilayah binaannya dalam kondisi aman dan harga relatif stabil.(5/7/2026)
Kepastian tersebut diperoleh melalui kegiatan monitoring dan inspeksi mendadak (sidak) pasar yang dilaksanakan pada Minggu, 5 Juli 2026.
Kegiatan pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipatif guna memastikan kelancaran distribusi bahan pokok, menjaga stabilitas harga di pasaran, serta memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat terkait ketersediaan kebutuhan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, personel Kodim bersama aparat terkait turun langsung ke sejumlah titik pasar tradisional dan pusat distribusi bahan pangan untuk melakukan pengecekan terhadap harga serta stok komoditas strategis yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, harga sejumlah kebutuhan pokok masih berada pada kisaran normal dan dinilai stabil.
Adapun rincian harga komoditas yang terpantau di antaranya beras medium Rp14.000 per kilogram, gula pasir Rp19.000 per kilogram, minyak goreng Rp18.000 per liter, daging sapi Rp150.000 per kilogram, daging ayam Rp55.000 per kilogram, telur ayam Rp31.000 per kilogram, bawang merah Rp50.000 per kilogram, bawang putih Rp45.000 per kilogram, cabai merah Rp60.000 per kilogram, garam Rp12.000 per kilogram, serta gas elpiji 3 kilogram Rp20.000 per tabung.
Selain memantau perkembangan harga, petugas juga melakukan pengecekan terhadap kondisi stok barang di tingkat pedagang maupun distributor.
Dari hasil pengecekan tersebut diketahui bahwa pasokan bahan kebutuhan pokok masih mencukupi dan distribusi berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti.
Selama pelaksanaan sidak, tidak ditemukan adanya kelangkaan komoditas maupun lonjakan harga yang berpotensi memicu keresahan masyarakat. Aktivitas perdagangan di pasar juga berlangsung normal dengan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Kodim 0503/Jakarta Barat menegaskan bahwa kegiatan monitoring pasar akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Barat.
Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait lainnya, diharapkan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok dapat terus terjaga sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang dapat mengganggu stabilitas keamanan maupun aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.(RSDN/Red*)

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.