JAKARTA | ROSINDONEWS - Kementerian Keuangan Republik Indonesia terus menanamkan budaya kerja yang berlandaskan lima nilai utama sebagai pedoman bagi seluruh insan Kementerian Keuangan, termasuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.(17/7/2026)
Kelima nilai tersebut menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Integritas menjadi nilai utama yang menuntut setiap pegawai untuk berpikir, berkata, berperilaku, dan bertindak dengan baik serta benar, dengan menjunjung tinggi kode etik dan prinsip-prinsip moral dalam setiap pelaksanaan tugas.
Profesionalisme diwujudkan melalui komitmen untuk bekerja secara tuntas, akurat, dan bertanggung jawab berdasarkan kompetensi terbaik demi menghasilkan kinerja yang optimal.
Selanjutnya, Sinergi mendorong terbangunnya kerja sama yang produktif di lingkungan internal maupun kemitraan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan guna menghasilkan karya yang bermanfaat dan berkualitas.
Dalam aspek Pelayanan, setiap insan Kementerian Keuangan dituntut memberikan layanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat dengan mengedepankan transparansi, kecepatan, ketepatan, keamanan, serta dilakukan dengan sepenuh hati.
Sementara itu, nilai Kesempurnaan menjadi semangat untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi secara berkelanjutan agar mampu memberikan hasil terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas.
Melalui penerapan lima nilai tersebut, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, transparan, dan berintegritas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kementerian Keuangan.(RSDN)
#BeaCukai #BeaCukaiMakinBaik

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.