Aceh Timur | rosindonews.com – Sebuah sumur minyak tradisional yang berada di Desa Lhok Leumak, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, dilaporkan mengalami kebakaran pada Minggu (5/7/2026). Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar setelah kobaran api disertai kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi pengeboran minyak milik warga.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kebakaran terjadi di salah satu titik pengeboran minyak tradisional yang selama ini dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api yang membakar area sumur minyak tersebut. Namun, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh percikan api di sekitar lokasi pengeboran yang mudah tersulut material minyak mentah dan gas.
Kobaran api dilaporkan terus membesar beberapa saat setelah kejadian. Kepulan asap hitam pekat bahkan terlihat dari jarak cukup jauh dan sempat membuat warga sekitar panik.
Sejumlah masyarakat tampak mendatangi lokasi untuk menyaksikan peristiwa tersebut, sementara sebagian lainnya berupaya menjauh demi menghindari risiko ledakan maupun dampak asap tebal.
Pihak terkait bersama aparat keamanan dan tim penanganan darurat langsung bergerak menuju lokasi usai menerima laporan dari warga.
Petugas saat ini masih melakukan upaya penanganan dan pengamanan area guna mencegah api meluas ke titik pengeboran lainnya maupun ke permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah kerugian material maupun kemungkinan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.
Aparat juga masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran sumur minyak tradisional tersebut.
Peristiwa kebakaran sumur minyak tradisional di Aceh Timur bukan kali pertama terjadi. Aktivitas pengeboran minyak rakyat yang dilakukan secara tradisional dinilai memiliki risiko tinggi apabila tidak disertai standar keselamatan kerja yang memadai.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mendekati area kebakaran selama proses penanganan berlangsung.(RSDN/Red*)


0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.