SERANG | ROSINDONEWS – Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang untuk terus berinovasi dalam pendistribusian zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) melalui program-program berbasis pemberdayaan ekonomi.(31/7/2026)
Langkah tersebut diharapkan mampu mengubah para penerima manfaat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzaki) di masa mendatang.
Hal itu disampaikan Najib Hamas saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-23 Baznas Kabupaten Serang yang digelar di Aula TB Suwandi, Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang, Rabu (29/7/2026).
Menurut Najib, pola penyaluran zakat ke depan tidak cukup hanya bersifat konsumtif yang manfaatnya bersifat sementara. Sebaliknya, zakat harus diarahkan menjadi program produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
"Ke depan Baznas Kabupaten Serang harus memiliki inovasi dalam pendistribusian ZISWAF yang berbasis pemberdayaan. Tujuannya agar para mustahik suatu saat dapat bertransformasi menjadi muzaki melalui skema pendistribusian zakat yang lebih produktif," ujar Najib Hamas.
Ia mengibaratkan konsep zakat produktif seperti filosofi memancing. Menurutnya, memberikan sarana dan kemampuan untuk mandiri akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan bantuan yang hanya habis dikonsumsi sesaat.
"Jika hanya memberikan ikan, manfaatnya hanya sementara. Namun jika memberikan umpan dan kemampuan untuk memancing, maka manfaatnya akan terus berkelanjutan karena mereka mampu menghasilkan sendiri," katanya.
Selain itu, Najib mengungkapkan bahwa potensi zakat di Kabupaten Serang sangat besar, diperkirakan mencapai sekitar Rp900 miliar per tahun. Potensi tersebut berasal dari aparatur pemerintah, perusahaan, dunia usaha, hingga masyarakat umum.
Meski demikian, ia mengakui bahwa penghimpunan zakat tidak hanya dilakukan oleh Baznas, tetapi juga oleh berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan lembaga sosial kemanusiaan lainnya. Karena itu, sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat.
"Yang terpenting adalah membangun kolaborasi dan sinergi sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan," tambahnya.
Rakerda ke-23 Baznas Kabupaten Serang mengusung tema "Optimalisasi Pengumpulan dan Pendayagunaan Zakat, Infak, Shodaqoh (ZIS) yang Berdampak Menuju Kabupaten Serang Bahagia". Kegiatan tersebut diikuti oleh 128 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Serang serta dihadiri pimpinan bank mitra Baznas, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para pengurus UPZ.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyaluran bantuan sosial secara simbolis melalui berbagai program Baznas Kabupaten Serang, di antaranya Program Jaga Kiyai, beasiswa untuk siswa SD, MI, SMP, dan santri pondok pesantren salafiyah, bantuan bagi marbot masjid, pemandi jenazah, hingga bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Serang, Hasanuddin, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp28 miliar pada masa kepengurusan saat ini. Target tersebut meningkat dibandingkan target sebelumnya sebesar Rp16 miliar.
"Untuk mencapai target tersebut diperlukan inovasi dan penguatan sinergi bersama seluruh UPZ agar penghimpunan zakat semakin optimal dan manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," ujar Hasanuddin.
Ia menambahkan, rangkaian Rakerda juga diisi dengan workshop yang menghadirkan Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Idy Muzayyad, sebagai narasumber.
Melalui kegiatan tersebut, Baznas Kabupaten Serang berharap seluruh pengurus dan UPZ memperoleh penguatan kapasitas dalam pengelolaan penghimpunan, pendistribusian, serta pendayagunaan zakat sehingga mampu melahirkan program-program yang produktif dan berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rakerda ke-23 Baznas Kabupaten Serang menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara Baznas, pemerintah daerah, UPZ, lembaga perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan guna mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat menuju terwujudnya Kabupaten Serang yang lebih sejahtera, mandiri, dan bahagia.(RSDN)

0 Komentar
Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.