CILEGON | ROSINDONEWS — Sebanyak 150 warga Nahdliyin Kota Cilegon bertolak menuju Jombang, Jawa Timur, untuk mengikuti rangkaian Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, Rabu (26/8/2026).

Rombongan yang tergabung dalam Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon tersebut dilepas langsung oleh Kapolres Cilegon AKBP Bobi Danuardi di halaman Mapolres Cilegon.

Ketua rombongan sekaligus pengurus PCNU Kota Cilegon, Subhi S. Mahad, mengatakan, para peserta berangkat dalam beberapa kelompok dengan menggunakan berbagai moda transportasi.

“Ada beberapa rombongan yang terbagi-bagi. Ada yang naik pesawat, mobil pribadi, kereta, bahkan ada yang naik motor untuk menuju Muktamar di Jombang, Jawa Timur,” ujar Subhi.

Menurutnya, keikutsertaan warga Nahdliyin Cilegon dalam Muktamar NU bukan semata-mata untuk mengikuti dinamika pemilihan kepemimpinan organisasi, melainkan juga sebagai bagian dari syiar Islam dan momentum nasional bagi warga Nahdliyin.

“Kami dari Kota Cilegon siap meramaikan Muktamar NU ke-35. Kami tidak melihat para kandidat ketua umum. Yang kami lakukan ini adalah salah satu cara syiar Islam,” katanya.

Subhi berharap seluruh rombongan dapat menjalankan perjalanan dengan lancar hingga kembali ke Kota Cilegon. Rangkaian Muktamar NU ke-35 dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (30/8/2026), termasuk tahapan dan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU.

“Siapapun yang menjadi Ketua Umum PBNU nanti, tentu saja kami ikut serta dan takdzim atas keputusan hasil Muktamar tahun ini,” tuturnya.

Kapolres Ingatkan Keselamatan Perjalanan

Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Bobi Danuardi menyampaikan pesan kepada seluruh warga NU asal Kota Cilegon agar mengutamakan kesehatan, keselamatan, serta menjaga situasi tetap kondusif selama mengikuti kegiatan Muktamar.

“Atas nama Kepolisian Resort Cilegon, saya berpesan agar tetap menjaga kesehatan dan kondusifitas selama Muktamar berlangsung,” ujar Bobi.

Ia juga secara khusus mengingatkan para pengemudi yang membawa peserta Muktamar agar tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh sudah lelah atau mengantuk.

“Khusus kepada bapak sopir, agar berhati-hati dalam menjalankan kendaraan. Bilamana sudah mengantuk atau lelah, upayakan istirahat terlebih dahulu dan jangan memaksakan,” tegasnya.

Keberangkatan ratusan warga Nahdliyin Cilegon tersebut menjadi bagian dari partisipasi warga NU daerah dalam agenda organisasi yang mempertemukan para peserta dari berbagai wilayah Indonesia di Jombang, Jawa Timur. (Rsdn/Red*)