Breaking News

Achmad Rozi Raih Gelar Doktor Universitas Pasundan, Tegaskan Pentingnya Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Dosen

BANDUNG | ROSINDONEWS – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi Indonesia. Achmad Rozi resmi meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Pasundan Bandung setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor yang digelar pada Jumat, 31 Juli 2026.(2/8/2026) 

Dalam sidang yang berlangsung khidmat tersebut, Achmad Rozi dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan berdasarkan keputusan Tim Dewan Penguji. Sidang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Penguji, Prof. Dr. H. Azhar Affandi, M.Sc., yang bersama para penguji memberikan apresiasi atas kualitas penelitian, kedalaman analisis, serta kemampuan promovendus dalam mempertahankan argumentasi ilmiahnya.

Disertasi yang diangkat Achmad Rozi berjudul "Pengaruh Kompetensi dan Budaya Organisasi terhadap Komitmen Organisasional dan Organizational Citizenship Behavior serta Implikasinya pada Kinerja Dosen." Penelitian tersebut mengkaji berbagai faktor strategis yang memengaruhi kinerja dosen pada perguruan tinggi swasta melalui pendekatan Structural Equation Modeling (SEM).

Salah satu temuan utama dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa budaya organisasi menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan komitmen organisasional maupun Organizational Citizenship Behavior (OCB). Bahkan, pengaruh budaya organisasi dinilai lebih besar dibandingkan kompetensi individu dosen.

Temuan ini menegaskan bahwa kompetensi yang tinggi akan memberikan hasil yang lebih optimal apabila didukung oleh budaya organisasi yang kuat, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu. Dengan kata lain, keberhasilan institusi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, tetapi juga oleh lingkungan organisasi yang mampu mendorong tumbuhnya komitmen dan semangat kerja kolektif.

Selain itu, penelitian tersebut juga mengungkap bahwa integrasi antara Komitmen Organisasional dan Organizational Citizenship Behavior (OCB) memberikan kontribusi hingga 80 persen terhadap peningkatan kinerja dosen. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja dosen yang unggul tidak hanya dibangun melalui kemampuan akademik semata, melainkan juga melalui loyalitas terhadap institusi, rasa memiliki organisasi, serta perilaku sukarela yang melampaui tuntutan tugas formal.

Menurut Achmad Rozi, temuan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pimpinan perguruan tinggi dalam merumuskan kebijakan pengembangan sumber daya manusia. Peningkatan kompetensi dosen perlu diiringi dengan pembangunan budaya organisasi yang sehat agar mampu memperkuat komitmen organisasi dan mendorong lahirnya perilaku OCB sebagai fondasi terciptanya kinerja dosen yang berkelanjutan.

Momentum akademik tersebut turut dihadiri oleh para dosen dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta, khususnya yang tergabung dalam Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) serta Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) Banten.

Kehadiran para akademisi tersebut menjadi simbol kuatnya semangat kolaborasi dan persaudaraan dalam membangun pendidikan tinggi Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.

Tampak hadir memberikan dukungan dan ucapan selamat di antaranya Sekretaris Jenderal DPN AFEBSI, Dr. Hj. Evi Noviyati, MBA, serta Ketua Dewan Pengawas AFEBSI, Prof. Dr. Atang Hermawan. Kehadiran para pimpinan organisasi dan sahabat akademisi semakin menambah makna atas capaian akademik yang diraih Achmad Rozi.
Dalam sambutannya, Achmad Rozi yang merupakan Dosen Tetap Universitas Primagraha sekaligus Ketua Umum DPN AFEBSI menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT serta ucapan terima kasih kepada para promotor, dewan penguji, keluarga, sahabat, dan seluruh kolega yang telah memberikan doa, dukungan, serta motivasi selama proses penyelesaian studi doktoralnya.

"Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia, khususnya dalam meningkatkan kualitas dosen dan daya saing perguruan tinggi Indonesia menuju pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berkelanjutan," ujar Achmad Rozi.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dedikasi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi akan melahirkan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, sekaligus memperkuat peran akademisi dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.(RSDN) 

0 Komentar

Silakan tulis komentar dengan sopan dan relevan dengan artikel.

© Copyright 2026 - ROSINDONEWS.COM