Pengurus DPW Partai NasDem Banten periode 2026–2031 Foto Bersama setelah pengambilan sumpah jabatan.
SERANG | ROSINDONEWS – Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Banten untuk periode 2026–2031.
Wahidin Halim bersama jajaran pengurus DPW NasDem Banten resmi dilantik dalam rangkaian pelantikan pengurus DPW, DPD, sekaligus Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai NasDem se-Provinsi Banten Di Kantor Sekretariat DPW NasDem Banten Pada Kamis (20/8/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Partai NasDem juga melantik kepengurusan DPD di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Banten. Namun, kepengurusan DPD Kabupaten Serang masih belum dilantik dan ditargetkan segera menyusul.
Usai pelantikan, Wahidin Halim menegaskan bahwa seluruh kader dan pengurus NasDem harus memegang teguh prinsip, pedoman, serta komitmen kepartaian. Hal itu dinilai penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan perolehan suara dan kursi NasDem pada pemilu mendatang.
"Delapan kabupaten/kota sudah dilantik, tinggal satu yang belum. Kita akan koordinasi agar bulan ini semuanya selesai dilakukan pelantikan. Tapi lebih dari itu, kita tetap memegang teguh prinsip, pedoman, dan komitmen kepartaian. Politik harus dinikmati dengan senang hati sebagai anugerah," ujar Wahidin.
WH juga meminta seluruh DPD NasDem di Banten segera memiliki kantor sekretariat sendiri. Menurutnya, keberadaan kantor menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat koordinasi, konsolidasi, dan pelayanan politik kepada masyarakat.
"Semua DPD harus memikirkan sentral perubahan melalui kantor DPD. Jangan seperti dulu, kantor DPD ada di hutan, di pelosok. Kalau mau menjadi pemenang gampang, yang sulit itu komitmen," tegasnya.
WH Sentil Komitmen Politik
Dalam pidatonya, Wahidin Halim juga melontarkan sentilan terkait sikap politik para kader, termasuk kaitannya dengan pemerintahan Provinsi Banten yang kini dipimpin Gubernur Andra Soni.
WH mengingatkan seluruh kader NasDem agar tetap memegang teguh komitmen terhadap partai. Ia bahkan menegaskan akan melakukan pergantian terhadap pengurus yang dinilai tidak memiliki komitmen.
"Saya akan berhentikan dan ganti pengurus kalau tidak komitmen. Kalau sudah komitmen dia tidak akan susah karena sudah mengerti dengan komitmen. Kita jangan kalah sama Gerindra, walaupun dia gubernurnya. Sikap politik itu harus seperti itu, jangan mau kalah," katanya.
WH kemudian meminta Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Saan Mustopa untuk tidak ragu mengganti kader atau pengurus yang dianggap tidak menjalankan komitmen organisasi.
"Nanti kita minta Pak Saan, kalau mau ganti ya ganti saja. Bagi anggota partai yang tidak datang di hari Rabu Biru ini, tidak susah, tidak seperti birokrasi. Gampang, kalau ganti ya ganti saja," ujarnya.
WH: Politik Harus Dinikmati
Wahidin juga mengungkapkan alasan dirinya masih aktif dalam dunia politik meski pernah menduduki sejumlah jabatan publik, termasuk sebagai Gubernur Banten.
Menurutnya, politik merupakan ruang pengabdian yang memiliki dinamika tersendiri dan justru membuatnya menikmati setiap peran serta proses yang dijalani.
"Kenapa saya masih di partai politik? Karena saya menikmati itu. DPR RI itu lebih menikmati dibandingkan menjadi gubernur. Jangan bikin politik mumet, walaupun kita dibikin mumet, tapi bikin mumet politik itu," ujar WH yang disambut tepuk tangan kader.
Saan Mustopa Tekankan Komitmen
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Saan Mustopa mengatakan, amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada para pengurus harus dimaknai sebagai tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Menurut Saan, menjadi bagian dari partai politik bukan sekadar menjalankan struktur organisasi, tetapi juga harus disertai perjuangan bersama untuk mewujudkan program dan kebijakan yang menjadi prioritas pemerintahan.
"Jadi bukan hanya sekadar, tetapi harus berjuang bersama untuk mewujudkan program atau kebijakan prioritas dari pemerintahan," kata Saan
Saan Mustofa menegaskan Partai NasDem akan terus mengawal kebijakan pemerintah daerah agar pembangunan di Banten tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.
"NasDem akan terus berupaya mengawal setiap kebijakan pemerintah daerah agar terus mengutamakan kepentingan masyarakat umum, khususnya warga Provinsi Banten," ujarnya.
Ia juga mendorong terbangunnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Partai NasDem, serta partai-partai politik lainnya dalam menjalankan pembangunan.
"Berkolaborasi, bersinergi, NasDem, Pemprov Banten dan partai sahabat bersama-sama mewujudkan kemaslahatan dan bermanfaat bagi masyarakat Banten. Makanya NasDem ingin memberikan kemaslahatan dan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Andra Soni Balas Sentilan WH dengan Candaan
Gubernur Banten Andra Soni yang hadir dalam kegiatan tersebut turut merespons sentilan Wahidin Halim.
Namun, Andra memilih menjawabnya dengan candaan. Ia mengaku gugup ketika harus memberikan sambutan di hadapan Wahidin Halim yang merupakan Gubernur Banten sebelum dirinya.
"Sambutan di depan gubernur saya (Wahidin Halim-red) sangat mendebarkan, walaupun jengkolnya sekarang ada di saya," kata Andra disambut gelak tawa para kader.
Andra kemudian menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan kepengurusan DPW dan DPD serta pelaksanaan Rakerwil Partai NasDem Banten.
Menurut Andra, keberadaan partai politik memiliki peran penting dalam merepresentasikan kepentingan dan aspirasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah.
"Pembangunan dibutuhkan sinergi dan dukungan berbagai elemen, salah satunya partai politik, seperti NasDem sebagai mitra strategis pemerintah daerah melalui anggota DPRD Banten Fraksi NasDem," ujar Andra.
Pelantikan kepengurusan DPW NasDem Banten periode 2026–2031 tersebut menjadi momentum konsolidasi politik sekaligus memperkuat struktur organisasi NasDem di seluruh wilayah Banten menjelang dinamika politik nasional dan daerah ke depan.(RSDN/Red*)

Social Header