BALI | (RN.COM ) – Indonesia kembali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah agenda kepolisian bertaraf internasional. Pulau Dewata, Bali, menjadi panggung pertemuan polisi wanita dari berbagai penjuru dunia melalui International Association of Women Police (IAWP) 2026.
Konferensi yang digelar pada 20–24 September 2026 tersebut menjadi salah satu forum internasional penting bagi polisi wanita. Delegasi dari 75 negara dijadwalkan hadir untuk bertukar pengalaman, pengetahuan, gagasan, serta praktik terbaik dalam menjalankan tugas kepolisian di tengah perkembangan tantangan keamanan dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.
IAWP 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan antarpolisi wanita dari berbagai negara. Forum ini juga menjadi ruang untuk memperluas jejaring kerja sama internasional serta memperkuat pertukaran perspektif mengenai peran perempuan dalam institusi kepolisian.
Beragam pengalaman dan praktik kepolisian dari negara peserta dapat menjadi bahan pembelajaran bersama. Kolaborasi tersebut diharapkan turut mendorong pengembangan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan profesionalisme, serta penguatan pelayanan kepolisian yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Penyelenggaraan konferensi di Indonesia juga menempatkan Bali sebagai ruang diplomasi dan pertukaran pengetahuan di bidang kepolisian. Kehadiran delegasi dari puluhan negara menunjukkan dimensi internasional dari forum tersebut sekaligus membuka peluang bagi terbangunnya kerja sama yang lebih luas antarinstitusi kepolisian.
Di tengah perubahan sosial, teknologi, dan dinamika keamanan global, kepolisian dituntut untuk terus beradaptasi. Dalam konteks tersebut, pengalaman dan perspektif polisi wanita menjadi bagian penting dalam membangun institusi yang semakin inklusif dan mampu memberikan pelayanan secara profesional.
Melalui IAWP 2026, Indonesia turut menunjukkan komitmennya terhadap penguatan kolaborasi kepolisian internasional, sekaligus memperluas ruang bagi polisi wanita untuk berbagi pengalaman dan gagasan dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat.
Dari Bali, polisi wanita dunia bertemu. Dari pertukaran pengalaman dan gagasan, kolaborasi kepolisian lintas negara diperkuat menuju institusi yang semakin profesional, adaptif, inklusif, dan berkeadilan.(**)
Redaksi : Rosindonews.com


Social Header