Serang, RosindoNews.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang bekerja sama dengan PT Tegas menyelenggarakan pelatihan Gada Pratama di Balai Besar Vokasi dan Produktivitas (BBVP) Serang. Kegiatan ini diikuti oleh 110 peserta terpilih dari total 150 pendaftar.(21/4/2026)
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal, khususnya di sektor keamanan yang terus berkembang.
Wakil Bupati Serang, H. Najib Hamas, SE., MM, yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki nilai strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.
“Program ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia industri, khususnya di bidang jasa pengamanan,” ujar Najib dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan.
Sementara itu, pihak penyelenggara menyebutkan bahwa peserta yang mengikuti pelatihan telah melalui proses seleksi ketat. Dari total 150 pendaftar,
hanya 110 orang yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti program pelatihan.
Program ini didukung dengan anggaran sekitar Rp225 juta, yang dialokasikan untuk menunjang kegiatan pelatihan, fasilitas, serta kebutuhan operasional lainnya selama proses berlangsung.
Direktur PT Tegas menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan pembekalan komprehensif, baik dari sisi teori maupun praktik di lapangan.
“Kami berkomitmen mencetak tenaga keamanan yang profesional, disiplin, dan memiliki standar kompetensi sesuai kebutuhan industri,” ujarnya.
Selain itu, Kepala BBVP Serang juga menyatakan dukungannya terhadap program tersebut sebagai bagian dari penguatan pelatihan vokasi di daerah.
Pelatihan Gada Pratama ini diharapkan mampu menjadi langkah awal bagi para peserta untuk memasuki dunia kerja secara profesional, sekaligus memperkuat posisi tenaga kerja lokal dalam menghadapi persaingan industri yang semakin kompetitif.
Penulis : Ahmad Rosidin
0 Komentar